Trik dan Cara Membuat Video Promosi Produk dengan B-Roll

Trik dan Cara Membuat Video Promosi Produk dengan B-Roll

Akhir-akhir ini, b-roll menjadi salah satu video yang digemari, terutama untuk membuat video promosi produk. Cara membuat video promosi produk dengan b-roll perlu kreatifitas yang tinggi. Ini karena masing-masing cara yang digunakan bisa dijadikan footage untuk kebutuhan video Anda.

B-roll sendiri sebenarnya adalah footage yang digunakan untuk mendukung kebutuhan dari scene atau gambar utama. Jadi, isi dari b-roll tersebut adalah tentang detail yang bisa berupa barang ataupun aksi tertentu. Misalnya dalam membuat kopi. Jadi, b-roll ini sebenarnya adalah cuplikan dari klip pendek dengan variasi movement dan angle.

Karena singkat dan langsung to the point, maka b-roll saat ini banyak digunakan untuk membuat video promosi. Untuk tahu trik dan persiapan membuat video b-roll, klik disini ya.

Cara Membuat B-roll Video Produk

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dalam pembuatan video b-roll, kreativitas akan sangat berpengaruh pada hasil video. Secara garis besar, cara membuat video promosi produk dengan menggunakan b-roll adalah seperti berikut:

  • Buat Konsep

Sebelum Anda membuat, Anda harus menentukan konsep dan bagaimana video promosi tersebut akan dibuat. Setelah konsep jadi, maka Anda harus buat storyboard. Tujuannya adalah mempermudah Anda untuk mengambil gambar sesuai dengan yang dibutuhkan di video promosi.

Pastikan jika semua anggota mengerti mengenai konsepnya, terutama yang berperan mengambil gambar. Ini diperlukan agar saat proses pengambilan gambar, Anda tidak menemui hambatan dan proses berjalan dengan lancar.

  • Persiapkan Perlengkapan

Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Mulai dari kamera, lighting, lensa, produk yang akan dijadikan fokus utama dan bahan yang lainnya. Anda tidak perlu menggunakan perlengkapan yang canggih dan mumpuni bernilai jutaan rupiah. Anda bahkan bisa membuat video b-roll untuk produk dengan menggunakan dslr, mirrorless bahkan smartphone sekalipun.

Namun, pastikan kamera tersebut mampu digunakan untuk menangkap gambar sebanyak 50/60 fps. Tujuannya agar saat post production, video bisa diedit dengan kecepatan yang lebih lambat. Akan lebih baik jika kamera juga memiliki kemampuan fokus yang baik sehingga hasil video juga tajam dan jelas. Cek terlebih dahulu kemampuan dari peralatan yang Anda gunakan.

Setelah itu, tata atau posisikan perlengkapan tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan lupa untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan tambahan. Misalnya semprotan untuk disemprotkan ke kaleng agar kaleng terlihat lebih ‘segar’ dan lebih dingin.

  • Talent

Jangan lupa untuk memilih talent. Pastikan jika talent tersebut memiliki gerakan atau mampu berakting cepat atau sesuai dengan pergerakan kamera. Dengan begitu, hasil video produk yang Anda buat menjadi lebih bagus.

Trik dan Cara Membuat Video Promosi Produk dengan B-Roll
Trik dan Cara Membuat Video Promosi Produk dengan B-Roll
  • Pergerakan Kamera dan Transisi

B—roll umumnya menggunakan transisi yang pas sebagai kunci utama. Jadi pergerakan kamera seperti tilt up/down, frame in/out menjadi beberapa pergerakan yang biasanya digunakan. Selaraskan pergerakan kamera antara scene yang satu dengan yang lainnya agar video terlihat berkaitan.

Stage terakhir setelah Anda selesai mengambil video adalah editing. Anda bisa menggunakan software editing seperti adobe premiere. Lalu susun, menambahkan effect time remapping, sound effect dan backsound serta color grading untuk hasil lebih cinematic. Dengan cara membuat video promosi produk tersebut, semoga video yang Anda buat lebih cinematic dan keren ya. 

Close